Madrasah Unggul! MAS Ma’arif Bawang Laksanakan Ujian Madrasah (UM) TP 2021/2022 Berbasis Android

Banjarnegara, (3/4) MAS Ma’arif Bawang melaksanakan Ujian Madrasah (UM) 2021 berbasis Android mulai tanggal 23 sampai 31 Maret 2022. Ujian madrasah dilaksanakan secara online, namun siswa tetap hadir disekolah dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Para siswa mengerjakan soal Ujian Madrasah (UM) dengan menggunakan handphone siswa masing-masing. Dalam pelaksanaan ujian, satu ruang ujian hanya diisi oleh 15/17 siswa, sehingga total ruangan yang digunakan adalah 3 ruangan ujian.

Pelaksanaan UM berbasis Android tahun ini dirasakan lebih mudah oleh peserta didik. Madrasah telah memfasilitasi Wifi dengan kekuatan jaringan yang sudah tergolong baik dan mampu menanggung kebutuhan 3 kelas sekaligus dalam satu gelombang ujian. Ujian Madrasah  berbasis Android  ini menggunakan aplikasi Google-Form yang bisa di akses oleh masing-masing peserta. Adapun kemudahan dalam pelaksanaan UM berbasis Android ini bagi siswa yaitu lebih praktis dalam pengerjaan soal.

Bagi tenaga pendidik kemudahannya adalah penilaian dapat dimiliki tanpa dikoreksi karena sudah terprogram di aplikasi tersebut. Ujian Madrasah berbasis Android dirasa lebih efektif dan efisien bagi peserta didik. Selain itu dengan pelaksanaan Ujian Madrasah berbasis android dirasa mampu menghemat penggunaan kertas dan lebih ramah lingkungan.

Proses pelaksanaan UM berlangsung 90 – 120 Menit untuk 1 mata pelajaran dan setiap peserta didik hanya melaksanakan UM sehari hanya 2 – 3  mata pelajaran.

Tanggal 23 – 24 Maret 2022 peserta didik melaksanakan UM sebanyak 3 mata pelajaran dan hari berikutnya hanya melaksanakan dua mata pelajaran saja.

“Soal UM sudah diupayakan memenuhi kriteria soal HOTS (Higer Order Thinking Skills), materinya sudah disesuaikan dengan kurikulum 2013 dan materi esensi yang telah disampaikan. Soal tersebut dibuat langsung oleh setiap guru mata pelajaran dengan menyesuaikan kisi-kisi soal,” ujar wakil kepala Bidang Kurikulum Diang Prabandari.

Lebih lanjut Diang menyatakan bahwa semua materi soal sudah dipelajari oleh setiap peserta didik. Maka tidak ada lagi kata materi soal belum dibahas dari peserta didik, karena sudah disesuaikan dan dibuat langsung oleh guru mata pelajaran.

“Jika peserta didik sungguh-sungguh belajar dan mengulang pelajaran di rumah maka jawabannya pasti banyak yang benar,” pungkasnya (Is/Dia)

Bagikan :
Translate »