Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bersama Majelis Taklim (MT) Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu, Pagentan, pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan pengajian yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diselenggarakan di kediaman salah satu jemaah, Dian, dan dihadiri oleh 21 orang ibu-ibu muda warga sekitar Dusun Bulu, Desa Pagentan.
Dalam penyuluhannya, Syaiful mengusung tema “Tiga Pelajaran dari Kelahiran Rasulullah yang Sering Terlupakan di Zaman Sekarang”. Ia menekankan pentingnya merefleksikan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW di tengah tantangan kehidupan modern yang serba cepat dan dinamis.
“Ada tiga poin penting yang harus kita renungkan bersama. Pertama, Pelajaran Kesederhanaan di Tengah Zaman yang Gemar Menampilkan Kemewahan. Kedua, Pelajaran Kasih Sayang di Tengah Zaman yang Mudah Melampiaskan Kebencian. Ketiga, Pelajaran Kesabaran dalam Proses di Tengah Zaman yang Menginginkan Segala Sesuatu Secara Instan,” ungkap Syaiful Abidin di hadapan para jemaah.
Syaiful menambahkan bahwa peran ibu-ibu muda sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai keislaman tersebut sejak dini di lingkungan keluarga. Menurutnya, benteng utama pembentukan karakter anak bermula dari keteladanan orang tua di rumah.
Kegiatan bimbingan ini menyedot antusiasme tinggi dari para peserta. Ibu-ibu muda Dusun Bulu menyimak setiap materi dengan seksama serta aktif berdiskusi seputar penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Pagentan, Khusnul Khotimah, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan bimbingan dari pihak KUA Pagentan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Syaiful atas penyampaian materi yang sangat menyentuh dan relevan dengan kehidupan kami sehari-hari. Kehadiran penyuluh agama secara langsung ke tengah-tengah jemaah seperti ini memberikan kesadaran baru bagi kami, khususnya para ibu muda, untuk lebih bijak membimbing keluarga sesuai ajaran Rasulullah,” tutur Khusnul Khotimah.
Melalui kegiatan rutin ini, KUA Pagentan berharap pembinaan keagamaan di tingkat basis dapat terus memperkuat spiritualitas masyarakat serta mempererat silaturahmi antarwarga di Desa Pagentan.
(msa/azd)







