Mencatat Materi Pelajaran, Diterangkan dalam Kitab Talimul Mutaalim

Banjarnegara – Sebagai bekal dan nasihat bagi para guru dan karyawan MTs Riyadush Sholihin Purwareja-Klampok, diadakan Pengajian rutin digelar dan putaran kali Jum’at ini (9/4) mengambil tempat di tuang guru madrasah.

Pengajian ini membahas kitab ta’limul muta’alim diisi oleh Kyai Badruttamam Pengasuh ponpes Qomarul Huda Pambrian.  Kegiatan dimulai pagi jam 06.30 sampai dengan 07.30 setiap hari jum’atnya.  Kegiatan dimulai dengan Khotmil Qur’an guru dan karyawan yang di baca di rumah masing-masing hari sebelumnya.

Saat pengajian juga dibacakan Kitab Nashoihul Ibad oleh Gus Barra. Selain di baca juga diterangkan isi dari kita tersebut dimana intisari isi kitab menerangkan bawah sebagai ummat Islam harus menerima dengan Ridho terhadap pembagian dari Allah. Sebagai Muslim haruslah memiliki jiwa yang lapang hatinya dan selalu bersyukur.

Kesempatan kali ini, Kyai Badruttamam menerangkan fasal 10 tentang “Mengambil Pelajaran”.

“Setiap orang hendaknya menggunakan setiap kesempatan waktunya untuk belajar, terus-menerus sampai memperoleh keutamaan. Caranya dilakukan bisa dengan selalu menyediakan bolpoin dan buku guna mencatat segala hal-hal ilmiah yang didapatinya,” terangnya.

Kiyai badruttamam pun mengutip wasiat dari Syamsudin kepada putranya, Agar setiap hari menghafal sedikit ilmu dan sepatah hikmah. Hal itu mudah dilakukan, dan dalam waktu singkat menjadi semakin banyak.

“Isham bin Yusuf membeli pena seharga satu dinar guna mencatat apa yang ia didengar seketika itu. Umur cukup pendek, sedang pengetahuan cukup banyak”. Yang ada dalam kitab Ta’lim Muta’alim tersebut.

Acarapun di tutup dengan do’a Khatmil Qur’an oleh Waka Kurikulum MTs Riyadush Sholihin-Rasimun. (Ltf/mnh)