Merinding Melihat Gerakan Tari Saman dalam Rapat Komite MTs Negeri 2 Banjarnegara

Banjarnegara – Tari saman merupakan cerminan terhadap pendidikan, sopan santun, keagamaan, lingkungan, kepahlawanan hingga kepada kebersamaan serta kekompakan. Dalam  rapat komite MTs Negeri 2 Banjarnegara bersama orang tua wali dari kelas 7 sampai 9 pada hari Sabtu (03/9) dihibur dengan tampilan tari saman yang lain dari tarian biasanya.

Melalui tampilan tari Saman ini, wakasiswaan berharap dapat turut memperkenalkan budaya Aceh kepada masyarakat umum serta meningkatkan semangat untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya tradisional.

“Merinding saya melihat gerakan-gerakan tari saman di panggung tadi. Terus belajar, semangat dan tingkatkan keberaniannya untuk tetap bisa eksis dalam menjaga nilai-nilai budaya tradisional,” ucap waksiswaan Nur Farida usai melihat tampilan tari saman dari panggung.

Salah satu peserta dari 10 anak yang ikut tampil, Arni Sulis Tya Ningrum mengaku, gerak cepat dan serentak menjadi daya tarik Saman. “Saya penasaran bagaimana penari Saman bisa bergerak serentak dan cepat. Saya berlatih dalam 3 hari yang dibimbing guru Bahasa Indonesia Ibu Endah Wahyuningsih yang penuh semangat agar cepat hafal dalam menari Saman,” kata Arni setelah tampil dari panggung.

Lebih lanjut, Shakila, begitu dia biasa disapa menuturkan, gerakan tangan yang cepat membatasi kombinasi gerakan yang dapat dimasukkan dalam tarian. “Saman memiliki banyak sekali gerakan dasar tepuk tangan dan tepuk dada. Karena terdapat kombinasi gerakan yang tidak terbatas, penari Saman harus memilih gerakan mana yang akan dimasukkan dalam tarian. Tidak mungkin memasukkan semua, karena pasti capek menarikannya,” ujar peserta didik yang ikut tari saman tersebut.

Meski memiliki gerakan tangan yang cepat dan serentak, 10 peserta didik kelas 7 ini menyebutkan, waktu pelatihan selama 3 hari ini cukup menguras tenaga dan konsentrasi bagi para peserta untuk dapat menguasainya. “Sangat tidak mungkin gerakan ini dikuasai dalam 3 hari Gerakan Saman sebenarnya mudah. Latihan hanya digunakan untuk melatih kecepatan Gerakan, salut sekali dengan Ibu Endah yang begitu semangat dalam melatih kami,” pungkas Shakila usai tampil di panggung dalam rapat komite. (en/ak)

Bagikan :
Translate »