MI Muhammdiyah Karangtengah Lakukan Sosialiasi PPDB dimasa Pandemi

Banjarnegara – MI Muhammdiyah Karangtengah melakukan sosialisi kepada wali murid Bustanul Atfhal (BA). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BA Aisyiah Karangtengah yang dikuti oleh 35 peserta dengan mematuhi protokol kesehatan. (16/3)

Dalam sambutanya, Kepala Madrasah, Urip Hidayati mengajak peserta untuk memasukan putra purinya ke madrasah.

” Saya mengajak Bapak Ibu semua untuk bisa bergabung bersama kami, karena kami memilki program yang tepat untuk keberlangsungan pendidikan putra-putri bapak ibu semua, untuk itu jangan ragu untuk bergabung bersam kami di MI muhammdiyah Karangtengah,” jelasnya.

Salah satu panitia PPDB, Bakhron mengatakan bahwa sosialisasi langsung sangat perlu dilakukan dengan tujuan menyakinkan wali murid BA untuk mantap memasukan putra putrinya di Madrasah. Adapun tujuan kegiatan ini memberikan informasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) dan juga tiga program unggulan yang ada di MI Muhammadiyah Karangtengah.

“Program unggulan yang pertama adalah Tahfid Juz 30. Target program ini adalah ketika lulus anak sudah hafal Juz 30. Kedua adalah Pembelajaran Al-Quran yang akan dilaksnakan setiap hari mengambil 1 jam pertama sebelum pembelajaran dimulai selama 35 menit.Ini bertujuan agar peserta didik benar benar paham dalam membaca Al-Quran dengan kaidah tajwid yang benar dan juga penyamaan dalam metode dalam membaca Al-Quran,” terangnya

“Ketiga adalah pelaksanaan Adabiyah Yaumiyah, yaitu dimana peserta didik akan diajarkan pembiasaan yang sesuai dengan nilai nilai Islam. Dengan penyampaian materi ini diharapkan wali murid semakin mantap untuk menyekolahkan putra putrinya di madrasah,” imbuhnya

Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa MI Muhammadiyah Karangtengah siap melakukan pembelajaran daring seandainya tahun ajaran depan masih belum bisa tatap muka langsung, karena setiap guru sudah memiliki kemampuan membuat mendia pembelajaran.

Panitia juga memutarkan contoh pembelajaran daring yang selama ini dilakukan. Hal ini perlu disampaikan agar wali murid tidak khawatir dan juga tahu bahwa madrasah juga sudah siap dalam melakuakan pemebelajaran dimas Pandemi. (ak)