Outing Class Jawa Timur Sukses Digelar, Siswa Kelas 8 MTs Negeri 1 Banjarnegara Raih Pengalaman Belajar Berharga

Banjarnegara – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menyelenggarakan kegiatan Outing Class sebagai bagian dari program pembelajaran luar sekolah yang bertujuan memperluas wawasan dan pengalaman peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa–Jumat (2–5/12) ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 8 dengan didampingi 16 guru pendamping. Rombongan mengunjungi sejumlah destinasi edukatif dan wisata unggulan di Jawa Timur, di antaranya Masjid Namira, Wisata Bahari Lamongan (WBL), Santera Delaponte, Jatim Park 2, serta Museum Angkut.

Keberangkatan dimulai dari halaman madrasah dengan penuh antusias. Para siswa tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang telah dipersiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya. Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menuturkan bahwa kegiatan ini didesain untuk memberikan pengalaman belajar langsung di luar kelas. Ia berharap outing class menjadi sarana penumbuhan karakter, kemandirian, serta mempererat kebersamaan antar siswa.

“Kami ingin para siswa belajar melalui pengalaman nyata. Dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, religius, dan edukatif, mereka dapat memperoleh pengetahuan baru yang tidak hanya didapat dari buku. Selain itu, kegiatan ini juga melatih sikap tanggung jawab dan kerja sama,” ujar H. Yatiman. Beliau juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Masjid Namira di Lamongan, masjid megah yang dikenal dengan kenyamanan dan desain interiornya. Para siswa mendapat kesempatan mengenal sejarah masjid sekaligus melaksanakan salat berjamaah. Setelahnya, rombongan menuju WBL, tempat wisata bahari yang menyuguhkan wahana permainan dan edukasi terkait kelautan. Gelak tawa para siswa terdengar sepanjang kegiatan, menunjukkan betapa mereka menikmati momen tersebut.

Hari berikutnya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Santera Delaponte, sebuah tempat wisata bernuansa garden dengan replika landmark dari berbagai negara. Siswa banyak mengabadikan momen melalui foto sambil belajar mengenal budaya dunia. Tidak berhenti di situ, Jatim Park 2 menjadi lokasi pembelajaran yang paling ditunggu karena menyajikan koleksi satwa dan museum zoologi yang begitu lengkap. Guru pendamping, Dody Herdiyanto, menuturkan bahwa para siswa terlihat aktif bertanya dan belajar sepanjang kunjungan.

“Anak-anak sangat antusias, banyak yang mencatat dan mendokumentasikan informasi mengenai satwa, habitat, dan proses konservasi. Ini membuktikan bahwa pembelajaran kontekstual seperti ini mampu menumbuhkan rasa ingin tahu mereka,” ungkap Dody.

Destinasi terakhir adalah Museum Angkut, museum transportasi terbesar di Indonesia yang menghadirkan koleksi kendaraan dari masa ke masa. Para siswa tidak hanya berfoto, tetapi juga mengenal sejarah perkembangan transportasi dunia. Banyak dari mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Ikhsanudin, Wakil Kepala Urusan Kesiswaan sekaligus ketua panitia kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran outing class tahun ini. Ia menuturkan bahwa koordinasi matang dengan pihak sekolah, orang tua, serta biro perjalanan menjadi kunci suksesnya kegiatan.

“Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang bermakna, bukan sekadar wisata. Semua jadwal tersusun dengan rapi dan alhamdulillah berjalan sesuai rencana,” katanya. Ia berharap kegiatan outing class dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Aurel, siswi kelas 8E, menyampaikan kesan bahagianya setelah mengikuti kegiatan ini.

“Seru sekali, saya paling suka saat di Jatim Park 2 karena banyak hewan unik yang baru saya lihat. Kami juga belajar sambil bermain, jadi tidak terasa melelahkan,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Arfa, siswa kelas 8B. Ia mengaku sangat senang karena dapat pergi bersama teman-teman dan guru.

“Museum Angkut itu keren. Saya jadi tahu jenis-jenis kendaraan dari jaman dulu. Pokoknya pengalaman ini tidak akan terlupakan,” ujarnya penuh semangat.

Dengan berakhirnya kegiatan outing class, para siswa pulang dengan membawa pengalaman baru yang memperkaya wawasan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi dapat dikemas menarik melalui kunjungan langsung ke tempat-tempat inspiratif. MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang progresif, kreatif, dan berorientasi pada pengalaman nyata bagi peserta didik. (Fy)

Skip to content