Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Public Speaking bagi siswa Kelas Unggulan Riset pada Jum’at (12/12). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8 unggulan riset sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asesmen Akhir Semester (AAS) Gasal Tahun Ajaran 2025/2026. Bertempat di kelas digital, kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dan dipandu oleh Mom Dewi.
Pembekalan ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara runtut dan meyakinkan. Public speaking dipandang sebagai kompetensi penting bagi siswa unggulan riset yang dituntut mampu mempresentasikan ide, hasil penelitian sederhana, maupun pendapat secara akademik dan komunikatif.
Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Hj. Yuniyati, kepada tim warta Madtsansa menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan penguatan kompetensi abad ke-21. Menurutnya, kemampuan komunikasi menjadi salah satu aspek utama yang harus dimiliki siswa, terutama dalam konteks asesmen dan pembelajaran berbasis proyek.
“Pembekalan public speaking ini tidak hanya untuk menghadapi AAS, tetapi juga untuk membentuk karakter siswa yang percaya diri, berani berpendapat, dan mampu menyampaikan ide secara sistematis,” ujar Hj. Yuniyati. Ia berharap siswa unggulan riset dapat tampil optimal saat asesmen maupun pada kesempatan akademik lainnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kelas Unggulan Riset, Hj. Tri Widayati, menegaskan bahwa program unggulan riset menekankan keseimbangan antara kemampuan akademik dan keterampilan nonakademik.
“Siswa unggulan riset perlu dibekali keterampilan presentasi yang baik. Melalui pembekalan ini, mereka belajar mengelola rasa gugup, menyusun materi, serta berlatih berbicara dengan bahasa yang efektif dan santun,” jelasnya. Hj. Tri Widayati juga mengapresiasi antusiasme siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Sebagai pemateri dan pemandu kegiatan, Mom Dewi yang juga merupakan salah satu guru Bahasa Inggris Madtsansa, menyampaikan materi secara interaktif dan aplikatif. Ia mengajak siswa untuk memahami dasar-dasar public speaking, mulai dari teknik membuka pembicaraan, pengaturan intonasi suara, bahasa tubuh, hingga cara menutup presentasi dengan berkesan.
“Public speaking itu bukan tentang siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling siap. Dengan latihan yang tepat, semua siswa bisa tampil percaya diri,” tutur Mom Dewi. Ia juga memberikan simulasi singkat agar siswa dapat langsung mempraktikkan materi yang disampaikan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ashika, siswi kelas 7 unggulan riset, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pembekalan ini.
“Awalnya saya sering grogi kalau diminta berbicara di depan kelas. Dengan mengikuti kegiatan ini, saya jadi tahu cara mengatur napas dan menyampaikan materi dengan lebih tenang,” ungkap Ashika. Ia berharap pembekalan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala.
Sementara itu, Narendra, siswa kelas 8 unggulan riset, menilai kegiatan ini sangat membantu persiapan AAS.
“Kami sering diminta mempresentasikan tugas. Dengan pembekalan ini, saya jadi lebih percaya diri dan paham bagaimana menyusun presentasi yang baik,” ujarnya. Narendra juga merasa suasana kelas digital yang nyaman turut mendukung kelancaran kegiatan.
Melalui kegiatan Pembekalan Public Speaking ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan siswa unggulan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi yang mumpuni. Diharapkan, bekal yang diperoleh siswa dapat menunjang keberhasilan mereka dalam Asesmen Akhir Semester Gasal serta menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (Lin)







