Banjarnegara – Pagi yang cerah menyelimuti halaman MIFABARA pada Senin, (13/10). Suara langkah kaki para peserta didik terdengar rapi memasuki lapangan, bersiap mengikuti kegiatan rutin upacara bendera yang selalu dilaksanakan setiap awal pekan. Di bawah langit biru yang cerah, seluruh siswa tampak berbaris dengan tertib dan penuh semangat, sementara para guru berdiri di sisi lapangan mendampingi jalannya kegiatan.
Upacara kali ini terasa istimewa karena petugas berasal dari kelas 5A. Mereka menampilkan kekompakan dan tanggung jawab yang luar biasa mulai dari pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan doa penutup. Kedisiplinan para petugas menjadi contoh bagi adik-adik kelas lainnya.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Suci, dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan bermakna tentang pentingnya menerapkan kata ajaib dalam kehidupan sehari-hari, yakni permisi, tolong, maaf, dan terima kasih.
“Empat kata ajaib ini sangat sederhana, tetapi memiliki makna yang dalam. Anak-anak yang terbiasa mengucapkannya akan tumbuh menjadi pribadi yang sopan, santun, dan berakhlak baik. Mari kita mulai membiasakan diri menggunakannya di rumah, di madrasah, maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa perilaku sopan santun tidak hanya ditunjukkan dengan sikap, tetapi juga melalui tutur kata. Dengan membiasakan diri berkata baik, hubungan antarsesama akan menjadi lebih harmonis dan penuh kasih sayang.
Suasana semakin meriah ketika wakil kepala madrasah memberikan penghargaan kepada tim futsal MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) yang baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 Lomba Futsal Tingkat Kabupaten Banjarnegara. Tim futsal menerima piagam penghargaan di depan seluruh peserta upacara, disambut tepuk tangan meriah.
“Kami bangga atas semangat dan kerja keras kalian. Kemenangan ini membuktikan bahwa anak-anak MI Al Fatah tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” ujar Wakil Kepala Madrasah dalam sambutannya.
Upacara hari Senin kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk menanamkan nilai-nilai sopan santun, kedisiplinan, dan semangat berprestasi. Melalui pesan “kata ajaib” dan penghargaan bagi siswa berprestasi, MI Al Fatah Parakancanggah terus berkomitmen membentuk generasi yang berakhlak mulia, tangguh, dan membanggakan.(nas)







