Banjarnegara – Hari pertama masuk sekolah di MIFABARA semakin semarak dengan agenda yang paling dinanti oleh seluruh peserta didik, yaitu pengumuman wali kelas Tahun Pelajaran 2026/2027. Mulai dari siswa kelas I hingga kelas VI, semua berkumpul di halaman madrasah dengan wajah penuh harap dan rasa penasaran menanti siapa guru yang akan mendampingi mereka selama satu tahun ke depan.(13/7)
Suasana semakin seru ketika satu per satu nama wali kelas mulai diumumkan. Sorak sorai, tepuk tangan, dan senyum bahagia terdengar dari berbagai sudut halaman madrasah. Ada peserta didik yang langsung bersorak gembira karena kembali bersama guru yang diharapkannya, ada pula yang tampak terkejut sekaligus antusias menyambut pengalaman baru bersama wali kelas yang berbeda.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling berkesan pada hari pertama sekolah. Tatapan penuh rasa ingin tahu berubah menjadi wajah-wajah ceria ketika nama wali kelas dan pembagian rombongan belajar diumumkan. Beberapa peserta didik tampak saling bertanya kepada teman-temannya, sementara yang lain segera mencari posisi untuk berkumpul bersama wali kelas masing-masing.
Setelah seluruh nama diumumkan, setiap wali kelas menyambut peserta didiknya dengan hangat. Suasana kekeluargaan langsung terasa ketika guru mengajak murid berkenalan, saling menyapa, serta membangun komunikasi yang akrab. Bagi peserta didik baru maupun yang naik ke jenjang berikutnya, momen ini menjadi awal terbentuknya ikatan yang akan mengiringi proses belajar selama satu tahun ke depan.
Kepala MIFABARA, menyampaikan bahwa wali kelas memiliki peran penting sebagai pendamping, pembimbing, sekaligus orang tua kedua bagi peserta didik di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, penetapan wali kelas dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek agar setiap peserta didik mendapatkan pendampingan yang optimal, baik dalam perkembangan akademik maupun pembentukan karakter.
Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk menghormati, mempercayai, dan menjalin komunikasi yang baik dengan wali kelas masing-masing. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik, proses pembelajaran diharapkan berlangsung lebih nyaman, menyenangkan, dan mampu mendorong lahirnya berbagai prestasi.
Di balik rasa penasaran, tawa, dan sorak kegembiraan hari itu, tersimpan harapan besar agar setiap kelas menjadi ruang tumbuh yang penuh inspirasi, persahabatan, dan semangat untuk meraih cita-cita.(nas)







