Persiapkan Pelaporan SBSN Melalui Studi Banding

Kamis  siang, 19 Januari  2017 Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menerima Rombongan tim  Studi Banding dari Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Banyumas. Rombongan yang terdiri dari Kasubbag TU, Seksi Bimas Islam, Perwakilan Kepala KUA  diterima secara langsung di Aula Masjid Al-Ikhlas Kemenag Banjarnegara.

Studi banding di Banjarnegara dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa Kementerian Agama Kabupaten berhasil dalam kegiatan pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji KUA sebanyak 8 gedung. Jumlah tersebut merupakan terbanyak se-Indonesia dan keberhasilan dari segi pembangunan dan pelaporannya dijadikan rujukan.

Dalam sambutan kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Banyumas  yang diwakili Kasubbag TU,berharap bisa “ngangsu kawruh”  dengan  harapan bisa berhasil dan sukses  juga dalam pelaporan sesuai regulasi yang ada. Tahun 2017 Kankemenag  Kabupaten Banyumas mendapat  3 pembangunan.

Plt.Kakankemenag Kabupaten Banjarnegara, Sukarno menerima rombongan study banding dengan hangat dan  merasa  terhormat. Pihak Kemenag Banjarnegara  akan terbuka terkait informasi dan segala yang berkaitan dengan  susksesnya pembangunan Gedung KUA dan Balai Nikah untuk tahun 2016.

“Silahkan untuk menanyakan segala sesuatu terkait pembangunan dan tidak perlu  sungkan, karena jika sukses kami juga merasa senang”, ucap Sukarno.

Secara global, Kasi Bimas Islam, Zulkifli. menceritakan awal mula mendapat amanah  pembangunan  dengan jumlah banyak, bagaimana  mengelolanya, juga  mengantisipasi pos-pos  agar  tidak masalah. Pos fisik, perencanaan,dan pengawasan perlu diperhatikan mulai dari SK, penganggaran dan tidak  lupa untuk  bisa menggandeng pihak  DPU hubungan dengan perhitungan-perhitungan dilapangan. “Karena mereka lebih tahu perhitungan dilapangan dan data-data lebih akurat dan detail”,pesan Zulkifli.

Setelah diterima secara dengan bentuk seremonial sederhana, tim study banding bertolak ke ruang Bimas untuk melihat secara langsung bentuk laporan  yang sudah jadi sebagai acuan juga  tanya jawab hal-hal yang kurang paham dan detail. (Nangim)