Banjarnegara (Humas) – Podcast Madtsansa Ada Apa? milik MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali hadir dengan episode ke-18 yang tayang pada Selasa (21/10) melalui kanal YouTube dan Spotify resmi madrasah. Dalam episode berdurasi sekitar 60 menit ini, host Linara berbincang dengan Hj. Asih Wijayanti selaku Ketua Tim Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Episode bertema “Sekolah Siaga Kependudukan: Membangun Generasi Berencana dari Madrasah” ini mengulas bagaimana madrasah berperan penting dalam menanamkan kesadaran kependudukan, keluarga berencana, dan ketahanan keluarga sejak dini.
“Podcast ini bukan sekadar ruang bicara, tetapi wadah inspiratif yang menggambarkan keseriusan Madtsansa membentuk generasi berencana dan berkarakter,” ungkap Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, saat ditemui usai penayangan.
“Kami ingin peserta didik memahami pentingnya tanggung jawab sosial dan kesadaran demografis sejak usia remaja. Pendidikan kependudukan harus dimulai dari ruang-ruang belajar seperti madrasah.”
Dalam percakapan hangat tersebut, Hj. Asih Wijayanti menjelaskan bahwa Sekolah Siaga Kependudukan adalah program integratif yang mengajarkan siswa tentang isu-isu demografi seperti bonus demografi, stunting, dan pernikahan dini.
“SSK bukan mata pelajaran baru,” tutur Hj. Asih, “melainkan pendekatan lintas mata pelajaran. Di IPA kita bahas kesehatan reproduksi, di IPS soal pertumbuhan penduduk, di PKN tentang hak reproduksi, dan di Bahasa Indonesia melalui teks argumentatif bertema kependudukan.”
Ia juga menambahkan bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara akan mengembangkan Pojok Kependudukan, PIK-R Madtsansa, serta melibatkan duta siswa siaga kependudukan dalam berbagai kegiatan literasi dan kampanye sosial. Semua kegiatan ini bertujuan membentuk siswa yang kritis, peduli, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Linara sebagai host menilai bahwa tema kali ini sangat relevan dengan kebutuhan remaja zaman sekarang.
“Banyak siswa yang belum memahami bahwa isu kependudukan itu bukan hal yang jauh dari kehidupan mereka,” ujarnya.
“Lewat podcast ini, kami ingin menyampaikan bahwa berencana itu bukan hanya soal keluarga, tapi soal masa depan, kesejahteraan, dan kesadaran diri sebagai generasi emas Indonesia.”
Hj. Asih juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara madrasah dengan instansi luar seperti BKKBN Jawa Tengah dan Dispermades PPKB Banjarnegara. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelatihan guru, sosialisasi, serta penyediaan bahan edukatif.
“Dengan sinergi yang baik, program SSK di Madtsansa bukan hanya simbol, tapi gerakan nyata,” ujarnya optimis.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan program SSK adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan pemahaman semua pihak.
“Masih perlu memperkuat literasi digital kependudukan, baik bagi siswa maupun guru. Tapi kami percaya, dengan semangat gotong royong khas Madtsansa, semua bisa berjalan baik,” tambahnya.
Podcast ini juga mengundang pandangan siswa. Febri, siswa kelas 7C unggulan Tahfiz, mengaku bangga dengan topik yang diangkat madrasahnya.
“Saya jadi tahu kalau menjaga kesehatan reproduksi, menunda pernikahan dini, dan berperilaku bijak itu bagian dari tanggung jawab sebagai generasi berencana,” ujarnya.
“Program ini bikin kami lebih sadar untuk menyiapkan masa depan dengan matang.”
Menutup sesi podcast, Linara mengajak para pendengar untuk terus mendukung dan menyebarluaskan semangat Sekolah Siaga Kependudukan.
“Dari obrolan ini kita belajar bahwa pendidikan kependudukan bukan hanya soal angka kelahiran, tapi soal bagaimana kita menyiapkan manusia yang berpikir, berencana, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Kepala madrasah, H. Yatiman, berharap program seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi madrasah lain di Jawa Tengah.
“MTs Negeri 1 Banjarnegara ingin menjadi model Sekolah Siaga Kependudukan di tingkat provinsi. Kami percaya, membangun generasi berencana dimulai dari lingkungan pendidikan yang berkarakter dan berwawasan luas,” tegasnya.
Episode ke-18 ini semakin menegaskan peran Madtsansa Ada Apa? sebagai media edukatif yang tak hanya menginformasikan, tapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, sosial, dan tanggung jawab. Melalui sinergi guru, siswa, dan masyarakat, MTs Negeri 1 Banjarnegara membuktikan komitmennya untuk melahirkan generasi yang sadar kependudukan dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (Fy/La)







