Pos Keagamaan Jemput Bola Donasi, Pastikan Bantuan Bantal dan Logistik Tambahan Siap untuk Pengungsi Longsor Situkung

Banjarnegara (Humas) – Minggu (23/11), upaya penanganan dampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, kembali mendapat dukungan dari berbagai pihak. Memasuki hari ke-8 pascakejadian, kebutuhan pengungsi terus menjadi perhatian serius, tidak hanya dalam bentuk dukungan spiritual, tetapi juga kebutuhan dasar yang menunjang kenyamanan selama tinggal di posko.

Dalam rangka memastikan kelancaran distribusi logistik, Anton Widiyanto selaku salah satu koordinator Pos Keagamaan Kemenag Banjarnegara, melakukan langkah jemput bola terhadap donasi berupa bantal dan sejumlah perlengkapan lain yang diperlukan para pengungsi. Donasi tersebut berasal dari seorang Pengusaha Kecamatan Pagedongan yang tidak sempat mengantarkan bantuan secara langsung karena faktor kesibukan.

Anton menuturkan bahwa pihaknya mengambil inisiatif untuk mendatangi langsung kediaman donatur, agar bantuan tidak tertunda dan dapat segera disalurkan ke posko pengungsian. Menurutnya, kebutuhan seperti bantal sering kali luput dari perhatian, padahal sangat penting untuk memberikan kenyamanan bagi para pengungsi yang tidur di lantai atau alas seadanya, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu-ibu yang membutuhkan istirahat cukup.

Perjalanan menuju lokasi donatur dilakukan pada siang hari dengan menggunakan kendaraan operasional yang selama ini mendukung gerak cepat tim Pos Keagamaan. Setibanya di lokasi, bantuan langsung dimuat dan dilakukan pengecekan singkat untuk memastikan kondisi barang dalam keadaan baik. Donatur menyampaikan rasa terima kasihnya karena tim bersedia menjemput bantuan tersebut, sehingga ia tetap dapat berkontribusi meski terhalang waktu.

Setelah itu, Anton membawa bantuan tersebut menuju posko utama pengungsian yang menjadi pusat distribusi logistik bagi warga Situkung yang terdampak longsor. Sesampainya di posko, barang-barang tersebut dicatat oleh tim logistik dan disiapkan untuk dibagikan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing keluarga. Beberapa pengungsi yang melihat kedatangan bantuan tampak lega, karena sebagian dari mereka memang belum mendapatkan bantal yang layak sejak awal mengungsi.

Aksi ini kembali menegaskan komitmen Pos Keagamaan Kemenag Banjarnegara dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh. Tidak hanya melalui pendampingan spiritual seperti doa bersama dan istighosah, tetapi juga memastikan kenyamanan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Semangat kebersamaan serta perhatian dari berbagai pihak menjadi kekuatan bagi para pengungsi untuk tetap tegar menghadapi musibah yang terjadi. 

(ev/ azd)

Skip to content