Banjarnegara – Suasana tampak berbeda di ruang kelas VI MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo pada hari ini. Ruangan kelas disulap menjadi dapur mini oleh murid kelas VI yang sedang melaksanakan kegiatan memasak bersama, (05/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian akhir mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), dimana murid diminta untuk mempraktikkan keterampilan memasak sebagai salah satu bentuk pengembangan kreativitas dan kemandirian.
Dipandu oleh wali kelas VI A, Tismiatin dan VI B, Endro Prasetiyo, kegiatan ini sebagai implementasi proyek akhir mata pelajaran SDBP. Wali kelas VI A, Tismiatin menyampaikan tujuan kegiatan ini dan yang akan diperoleh setelah kegiatan.
“Tujuan kegiatan ini sebagai salah satu implementasi pelajaran SBDP untuk melatih kreativitas murid dalam berkreasi melalui masakan daerah dan akan mendapatkan nilai untuk ujian praktik ini,” jelasnya.
Saat praktik, murid sudah menempatkan ke kelompok masing-masing sesuai pembagian wali kelas. Kemudian murid memasak masakan daerah berupa soto, minuman khas, nasi uduk, dan lain sebagainya. Setelah masakan matang, setiap kelompok diminta menghidangkan dengan kreasi yang menarik. Hal ini untuk melatih murid bekerja sama dan berkreasi sesuai dengan idenya masing-masing. Masakan ini juga dibagikan kepada guru sebagai bentuk rasa syukur.
Hasya, salah satu murid mengungkapkan rasa antusias terhadap kegiatan memasak hari ini, karena baginya kegiatan ini sangat melatih kreativitas dan kebersaman.
“Aku sangat semangat mengikuti masak-masak hari ini karena kegiatan ini sangat melatih kreativitas dan kebersamaan,” ungkapnya.
Kegiatan praktik memasak masakan daerah ini sebagai momen belajar dan memperkuat kebersamaan antar murid. Diakhir kegiatan, hasil masakan dibagikan kepada guru di Madrasah.
MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran menyenangkan, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter dalam setiap kegiatan pendidikan. (RF).







