Raker KKG PAI dalam rangka USB PAI SD

Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah mempunyai peran yang strategis dalam pengembangan sistem pendidikan nasional di Indonesia dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karenanya untuk mengetahui mutu pendidikan agama Islam yang dilaksanakan di sekolah secara nasional, maka perlu dilakukan evaluasi yang menyeluruh terhadap hasil pembelajaran peserta didik melalui Ujian Sekolah Berstandar (USB).

Dengan berdasar pedoman pelaksanaan USB PAI tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun pelajaran 2014/2015 dan kisi-kisi yang sudah dikeluarkan Kemenag Kanwil Jawa Tengah, KKG (Kelompok Kerja Guru) PAI tingkat SD Kabupaten Banjarnegara mengadakan Rapat Kerja tahun 2015. Raker bertujuan untuk bedah kisi-kisi Soal USB PAI SD dan pelatihan menyusun soal.

Sebanyak 200 orang guru PAI SD se-kabupaten Banjarnegara hadir Kamis (05/03) di Aula Kemenag Kab. Banjarnegara.

Selama ini pelaksanan ujian sekolah untuk mata pelajaran PAI sangat beragam dan tidak dapat diketahui apakah pelaksanaannya sudah memenuhi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) secara nasional. “Dengan kondisi tersebut diperlukan persamaan persepsi sesuai pedoman yang sudah dikeluarkan” disampaikan Kepala Kemenag Kab. Banjarnegara, Farhani pada pembukaan kegiatan.

Tujuan Palaksanaan USB PAI dijelaskan pada pedoman yaitu, meningkatkan mutu penilaian PAI pada satuan pendidikan, menilai pencapaian kompetensi lulusan, serta mengevaluasi kinerja. Penyelenggara Ujian terdiri pada Penyelenggara Ujian Sekolah PAI Tingkat Provinsi, Penyelenggara Ujian Sekolah PAI Tingkat Kabupaten/Kota, dan Penyelenggara Ujian Sekolah PAI Ttingkat Satuan Pendidikan.

 Pelatihan penyusunan di pandu oleh Pegurus  KKG  PAI  SD Kabupaten Banjarnegara di dampingi Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Banjarnegara. Materi yang dipraktekkan berupa meliputi teknik penulisan soal pilihan ganda, kaidah penulisan soal, perakitan soal. Selanjutnya membedah soal sekaligus sebagai latihan pembuatan soal USB PAI.

Paket soal USB PAI menjadi hasil pelatihan berupa bahan latihan siswa yang bisa di manfaatkan di sekolah masing-masing.

Sumarna berharap, hasil yang didapat manfaatkan sebagai tolak ukur keberhasilan dalam pencapaian kompetensi PAI dan standar kelulusan tahun pelajaran 2014/2015. (Nangim)