Banjarnegara (Humas) – Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan dan Peningkatan Kualitas Kelembagaan bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan yang berlangsung di TPQ Hidayatul Mubtadi’in Desa Darmayasa Kec. Banjarnegara ini dihadiri oleh Kepala KUA Pejawaran, Paif Pejawaran, dari Dinsos PPPA Sri Wahyuni Kabupaten Banjarnegara Sri Wahyuni. Pengurus PAC FKDT Pejawaran, BADKO LPQ Pejawaran, FKPP kecamatan Pejawaran, para ustadz ustadzah MDT LPQ dan Ponpes Se kecamatan Pejawaran. Kepala Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Banjarnegara H. Khozin, menyampaikan pentingnya legal standing kelembagaan berupa ijop dan tertib administrasi dengan mengisi emis.

(peserta rapat koordinasi)
Sri Wahyuni dari Dinsos PPPA, juga menampaikan pentingnya menjaga anak-anak atau santri dari setiap tindakan yang tidak dibenarkan, contohnya bullying, pelecehan seksual, dan tindakan kekerasan yang lain. Rakor ini menjadi momentum krusial untuk memetakan potensi sekaligus mengatasi berbagai kendala yang dihadapi lembaga keagamaan di lapangan. Peningkatan kualitas kelembagaan dinilai sangat mendesak agar seluruh MDT, TPQ, dan Ponpes memiliki tata kelola manajemen yang lebih profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi.
“Lembaga pendidikan keagamaan bukan sekadar tempat transfer ilmu, melainkan benteng moral generasi muda bangsa. Oleh karena itu, aspek legalitas, validitas data Education Management Information System (EMIS), serta pemutakhiran tata kelola administrasi harus terus ditingkatkan agar kualitas pelayanan pendidikan keagamaan di Banjarnegara semakin optimal,” ujar Khozin (LA)

