Semangat! Tim Mapel IPA Madtsansa Terus Kejar Prestasi di Liga Olimpiade Sains Nasional

Banjarnegara – Kompetisi prestasi peserta didik antar madrasah se-Jawa Tengah masih menggeliat. Setiap madrasah terus berusaha menambah capaian prestasi peserta didiknya. Hal serupa pun dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah negeri 1 Banjarnegara yang berdasarkan hasil rekap prestasi peserta didik yang dirilis Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah masih menempati peringkat 3 dari 617 MTs se-Jawa Tengah.

Geliat siswa bimbingan prestasi mata pelajaran IPA Madtsansa pada akhir pekan lalu berhasil menunjukkan semangatnya dengan berhasil meraih 18 medali di Liga Olimpiade Sains Nasional  yang diselenggarakan oleh Event Cerdas Nusantara. Pada Selasa (29/8) guru pembimbing melaporkan bahwa 18 medali tersebut terdiri dari 1 medali emas, 2 medali perak, 10 medali perunggu dan 5 contender.

Capaian prestasi ini disambut dengan penuh syukur oleh seluruh keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara yang bertekad akan berjuang mempertahankan dan meningkatkan prestasi peserta didik madrasah.

Sumiyati, salah satu guru pembimbing mata pelajaran IPA mengapresiasi hasil yang dicapai oleh siswa dan siswi bimbingannya.

“Alhamdulillah, ajang Liga Olimpiade Sains Nasional ini diikuti oleh banyak siswa kita sehingga memberikan hasil yang lumayan pula. Semoga semangat ini akan terus meningkat sehingga Mapel IPA dapat terus menambah koleksi medali Madtsansa,” ungkap Sumiyati.

Yuniyati selaku wakil kepala urusan kurikulum Madtsansa mengucapkan selamat dan kebanggaannya.

“Luar biasa, hebat! Selamat atas keberhasilan tim Mapel IPA. Mari, jaga terus semangat berkompetisi ini. Semoga Allah memberkahi dan kita akan dapat mempertahankan dan meningkatkan capaian prestasi peserta didik madrasah. “ ucap Yuniyati bersemangat.

Sementara menurut Mohammad Syafiq El Zhafran satu-satunya siswa peraih medali emas di ajang ini mengungkapkan bahwa semakin banyak yang mengikuti kompetisi semakin menambah semangatnya.

“Saya semakin bersemangat karena persaingan meraih prestasi semakin panas.  Alhamdulillahirobbil’alamin saya berhasil meraih medali emas di ajang ini. Menjelang kelulusan rasanya ingin memberikan sebanyak-banyak nya, untuk Madtsansa,” ujar siswa kelas IX A unggulan riset Madtsansa.

Senada dengan El Zhafran, Justine Modesty siswa kelas IX C unggulan tahfidz menyampaikan antusiasnya.

“Alhamdulillah, Allah menganugerahkan medali perak. Semoga saya akan dapat Istiqomah dalam berpartisipasi di ajang kompetisi online ini. Semoga Allah meridhoi, dan memberikan saya kemudahan dalam belajar, Amin Yaa Robbal’alamin,” ucap Justine di ruang kelasnya. (fy)