Banjarnegara (Humas) – Upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui pendidikan keagamaan terus dilakukan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Purwanegara. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Imam Sarifudin, kepada kelompok binaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Muntangsari RT 03/RW 05, Desa Purwonegoro, pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Eka Septi, salah satu anggota penerima manfaat PKH, berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh semangat belajar. Sekitar 25 peserta hadir mengikuti kegiatan tersebut, yang mayoritas merupakan ibu-ibu anggota kelompok PKH di wilayah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Sarifudin menyampaikan materi bertema pendidikan anak dalam Islam. Materi ini dipilih karena keluarga, khususnya orang tua, memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan masa depan anak.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pendidikan anak dalam Islam tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan iman, akhlak, adab, dan kebiasaan ibadah sejak usia dini. Menurutnya, rumah adalah madrasah pertama bagi anak, dan orang tua adalah guru pertama yang akan sangat memengaruhi tumbuh kembang kepribadian anak.
“Anak adalah amanah dari Allah Swt. Karena itu, orang tua tidak hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan fisiknya, tetapi juga berkewajiban menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kebiasaan ibadah sejak dini,” ungkap Imam Sarifudin di hadapan peserta.
Imam juga mengajak para peserta untuk membiasakan pendidikan agama dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajarkan doa-doa harian, membiasakan salat, mengenalkan Al-Qur’an, serta menanamkan sikap hormat kepada orang tua, guru, dan sesama.
Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai pengalaman dan tantangan dalam mendidik anak di tengah perkembangan zaman, terutama pengaruh lingkungan sosial dan penggunaan teknologi.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami, Imam Sarifudin berharap para orang tua semakin sadar bahwa keberhasilan pendidikan anak bukan hanya diukur dari prestasi duniawi, tetapi juga dari kuatnya akidah, baiknya akhlak, dan kedekatan anak kepada Allah Swt.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kantor Urusan Agama Kecamatan Purwanegara dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat PKH, agar mampu membangun keluarga yang religius, harmonis, dan melahirkan generasi yang saleh dan berkarakter.
(rp/azd)







