Banjarnegara – Atlet lompat jauh putri asal Banjarnegara, Silvi Meylisa Rahma, berhasil merengkuh medali emas saat berlaga di cabang olahraga atletik nomor lompat jauh putri Pekan Olahraga Pelajar Madrasah Aliyah alias POPMA Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Minggu (27/8). Perhelatan akbar ini adalah salah satu rangkaian agenda MGMP Penjasorkes Madrasah Aliyah se-Jawa Tengah untuk melahirkan atlet-atlet muda nan berbakat andalan provinsi.
Silvi merupakan salah satu atlet berprestasi asal MAN 2 Banjarnegara yang tengah duduk di bangku kelas XI MIPA 5. Bertempat di Kota Surakarta, tiga puluh satu atlet kawakan masing-masing kabupaten dan kota se-Jawa Tengah menjadi lawan bagi gadis tangguh itu.
Persiapan yang dilakukan bersama pembina dan pelatih telah berlangsung dalam kurun waktu lebih dari satu tahun. “Karena ikut ekstrakurikuler atletik sejak kelas X, terhitung sudah sekitar satu tahun lebih latihannya,” ungkap Silvi. Waktu pelatihan yang bervariasi pun telah dilakukan tim atletik MANDABARA sesuai dengan kebutuhan. “Jadwalnya tiap minggu itu tiga kali untuk latihan rutin, tapi kalau sudah mendekati lomba latihannya setiap hari yang jaraknya dua bulan sebelum lomba,” jelasnya.
Tak hanya itu, pola hidup yang sehat nan teratur pun diterapkan untuk menjaga performa seorang atlet. “Saya selalu berusaha tidur di bawah jam 10 malam, mengonsumsi makanan berprotein, dan juga istirahat yang cukup,” tambahnya.
Di bawah terik matahari Stadion Sriwedari Kota Surakarta, Silvi mencatatkan lompatan paling jauh di nomor cabangnya. Diakuinya, perolehan lompatan ini cukup disayangkan karena belum maksimal sesuai harapannya. “Kemarin dapat 4,27 meter, tapi turun dari event sebelumnya”, sesalnya.
Namun, ia mengaku tetap bersyukur dapat meraih medali emas nomor lompat jauh putri dalam keikutsertaannya yang pertama kali di ajang POPMA Tingkat Provinsi Jawa Tengah. “Alhamdulillah, semuanya dilancarkan dari awal sampai selesai perlombaan dengan hasil yang terbaik,” ujarnya. Ia pun mengungkapkan harapan ke depannya usai mengikuti event bergengsi ini. “Bismillah untuk berprestasi di jenjang yang lebih tinggi, nasional misalnya,” harapnya dengan nada ceria.
Sejalan dengan yang dikatakan sang atlet, kepala MAN 2 Banjarnegara, Ridlo Pramono pun mengungkapkan harapan terhadap peserta didiknya. “Luar biasa, semoga semakin semangat dan berprestasi di tingkat-tingkat berikutnya,” pungkasnya. (ka)

