Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkokoh ketahanan keluarga dan meningkatkan peran aktif perempuan di tingkat desa, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Alfiana Nurhidayah, menggelar kegiatan penyuluhan keagamaan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Gumingsir. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (21/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai bertempat di balai Desa Gumingsir.
Mengangkat tema yang dinamis dan solutif, “Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai Islami: Mengukuhkan Peran Ibu sebagai Pilar Pendidikan Anak dan Keharmonisan Rumah Tangga”, pertemuan rutin ini diikuti dengan penuh antusias oleh puluhan pengurus dan anggota PKK Desa Gumingsir.
Hadir memimpin dan mendampingi jalannya acara, Ketua TP PKK Desa Gumingsir, Endang Tri Mastuti. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian KUA Pagentan dalam membina para kader perempuan di wilayah pedesaan melalui materi keagamaan yang aplikatif.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Alfiana Nurhidayah dari KUA Pagentan yang berkenan hadir membimbing kami di hari Ahad ini. Kader PKK memiliki peran ganda, baik dalam pembangunan masyarakat maupun sebagai benteng utama di dalam rumah tangga. Penyuluhan ini memberikan bekal spiritual dan wawasan praktis yang sangat dibutuhkan ibu-ibu untuk menjaga keharmonisan keluarga serta mengasuh anak di era modern,” ungkap Ketua TP PKK Desa Gumingsir, Endang Tri Mastuti.
Dalam pemaparannya, Alfiana Nurhidayah menekankan pentingnya komunikasi yang sehat, rasa saling menghargai, serta penyelesaian masalah secara kepala dingin di dalam rumah tangga. Menurutnya, keberhasilan pembentukan karakter anak sangat ditentukan oleh suasana kedamaian dan kesabaran orang tua di rumah.
“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ketika seorang ibu mampu mengelola rumah tangga dengan kesabaran, tutur kata yang santun, serta mengedepankan ajaran agama, maka dari rumah itulah akan lahir generasi penerus yang berakhlak mulia. Melalui forum PKK ini, kita saling menguatkan agar setiap rumah tangga di Desa Gumingsir menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” tegas Alfiana Nurhidayah di hadapan para peserta.
Suasana penyuluhan berlangsung hangat dan interaktif melalui sesi tanya jawab seputar pengasuhan anak (parenting) serta pengelolaan dinamika kehidupan berumah tangga. Sinergi antara KUA Pagentan dan TP PKK Desa Gumingsir ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat desa yang religius, harmonis, dan sejahtera.
(an/azd)







