Sisihkan Tunjangan untuk Tingkatkan Profesionalisme

Banjarnegara – Hari ini (08/03) Aula Kantor Kementerian Agama kabupaten Banjarnegara hadir 200 guru Pendidikan Agama Islam dalam agenda Rapat Koordinasi Telaah  Kisi-kisi  dan Penyusunan Naskah USBN PAI SD tahun 2016/2017.  Kegiatan dilaksanakan dalam rangka mensukeskan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang akan diselenggarakan  dalam waktu dekat.

Pada kegiatan dilaksanakan juga teknik penyusunan Naskah Soal USBN, Telaah kisi-kisi, praktek menyusun soal,  serta  dilanjutkan dengan telaah soal yang sudah dibuat. “Diharapkan dari kegiatan  ada hasil perupa paket soal yang  bisa sebagai bahan tray out di sekolah masing-masing”,  papar Kasi PAI Kankemenag  dalam  laporan kegiatan.

Plt Kankemenag Sukarno dalam pembukaan kegiatan berharap  agar  USBN PAI tahun ini dipersiapkan dengan baik juga sukses, mulai sukses perencanaan, sukses pelaksanaan, sukses hasil dan tidak ketinggalan sukses pelaporan.

“Agenda USBN perlu dipersiapkan dengan baik, agar tidak timbul masalah karena merupakan agenda nasional,  percetakan dengan kualitas bagus, dan kerahasiaan untuk dijaga”tegasnya.  

Guru PAI  juga harus meningkatkan kompetensinya, dari kompetensi yang ada  guru PAI perlu menambah dengan kompetensi leadership spirituality  dimana dengan ilmu keagamaan,dia bisa menjadi contoh bagi lingkungannya.  “Dari tunjangan profesional guru yang  didapat, diharapkan untuk disisihkan untuk peningkatan kompetensi profesionalismeseperti membeli perangkat penunjang pembelajaran, laptop, atau buku dan kebutuhan lainnya,”pesan Sukarno.

Kegiatan dilanjutkan  dengan rakor berupa telaah kisi-kisi, penyusunan soal, telaah soal yang langsung berupa praktek. Karena selain tugas guru  mengajar dan membimbing juga perlu adanya evaluasi berupa ujian. Disini kemampuan guru untuk membuat soal perlu diasah  agar sesuai sesuai dengan tujuan pembelajaran. (Nangim)