Tim Hermasya dan Zahra MTs Negeri 1 Banjarnegara Lolos Grand Final Lomba Penelitian Belia Jawa Tengah 2025

Banjarnegara (Humas) – Kabar membanggakan kembali datang dari MTs Negeri 1 Banjarnegara. Setelah sebelumnya satu tim riset Madtsansa berhasil menembus babak grand final Lomba Penelitian Belia (LPB) tingkat Jawa Tengah 2025, kali ini satu lagi tim dari madrasah tersebut, yaitu Tim Hermasya dan Zahra, resmi dinyatakan lolos sebagai finalis berdasarkan Surat Keputusan Direktur Center for Young Scientists (CYS) Nomor 458/CYS/10/SK/2025 yang diumumkan pada Senin (13/10).

Dalam surat keputusan yang ditandatangani oleh Direktur CYS, Monika Raharti, Ph.D., tercantum nama Setiya Hermasya Haya Ilminura dan Zahra Nuri Ayukha sebagai finalis bidang Sosiologi mewakili MTs Negeri 1 Banjarnegara, Jawa Tengah. Keduanya akan melangkah ke tahap grand final untuk mempresentasikan hasil riset mereka dalam bentuk video yang telah diunggah di kanal YouTube resmi lomba.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian luar biasa tersebut.

“Alhamdulillah, satu lagi tim riset Madtsansa berhasil melangkah ke grand final. Ini menunjukkan bahwa semangat riset di madrasah kita terus tumbuh dan berbuah hasil yang nyata. Kami sangat bangga dengan Hermasya dan Zahra yang telah menunjukkan kerja keras dan dedikasi mereka dalam dunia penelitian,” ujar H. Yatiman.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi siswa, tetapi juga bukti nyata keberhasilan implementasi program unggulan riset di MTs Negeri 1 Banjarnegara.

“Kami ingin terus mencetak generasi peneliti muda madrasah yang berpikir kritis, inovatif, dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat. Semoga hasil terbaik dapat diraih di babak grand final nanti,” tambahnya optimistis.

Sementara itu, pembimbing riset Musfiatul Muniroh turut memberikan apresiasi tinggi kepada kedua siswi bimbingannya. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan penelitian yang dilakukan oleh Hermasya dan Zahra membutuhkan ketekunan dan kesungguhan, mulai dari observasi lapangan, wawancara, hingga penyusunan laporan penelitian.

“Mereka termasuk tim yang gigih dan tidak mudah menyerah. Tema yang mereka angkat relevan dengan kehidupan sosial masyarakat sekitar, dan itu menjadi nilai tambah dalam penilaian. Saya pribadi merasa sangat bangga karena mereka mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Musfiatul.

Menurutnya, keberhasilan ini juga merupakan hasil kerja kolaboratif antara siswa, pembimbing, dan dukungan penuh dari pihak madrasah.

“Kami tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada proses belajar. Melalui penelitian, siswa belajar berpikir ilmiah, berkomunikasi dengan data, dan memahami permasalahan sosial dengan lebih mendalam,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Setiya Hermasya selaku ketua tim menyampaikan rasa bahagia dan terima kasihnya atas dukungan semua pihak.

“Saya tidak menyangka bisa lolos ke grand final. Awalnya kami hanya ingin mencoba pengalaman baru di dunia penelitian, tapi ternyata kerja keras kami membuahkan hasil. Terima kasih kepada Bu Musfiatul dan teman-teman yang selalu mendukung,” ungkap Hermasya dengan senyum bangga.

Rekan satu timnya, Zahra Nuri Ayukha, juga mengungkapkan harapannya agar timnya dapat memberikan hasil terbaik pada babak final nanti.

“Kami akan berusaha maksimal saat presentasi nanti. Kami ingin membawa nama baik Madtsansa dan membuktikan bahwa siswa madrasah juga bisa berprestasi di bidang riset,” tutur Zahra penuh semangat.

Keberhasilan Tim Hermasya dan Zahra ini menambah daftar panjang prestasi MTs Negeri 1 Banjarnegara di ajang penelitian bergengsi nasional. Sebelumnya, beberapa tim lain dari Madtsansa juga telah memastikan diri melaju ke babak grand final LPB 2025. Dengan semangat dan konsistensi yang terus dijaga, MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin mengukuhkan diri sebagai madrasah unggulan yang berprestasi di bidang riset dan sains. (Lin)

Skip to content