TPQ Joyokusumo Raih Piala Kejuaraan Tilawah dan Pidato Tingkat Kab Banjarnegara

Banjarnegara – Madrasah Ibtidaiyah Maarif Al Falah Unggulan Al Falah Joyokusumo atau kerap disebut MIMAU Joyokusumo, memiliki kurikulum yang berkolaborasi dengan kurikulum TPQ. Dimana penyelenggaraan TPQ pagi include dengan MI, sehingga kegiatan Lomba Tilawah Guru dan Lomba Pidato Bahasa Indonesia untuk santri se- Kabupaten Banjarnegara, TPQ Joyokusumo ikut berpartisipasi aktif mengikutinya.

Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara melalui PD Pontren, dalam memeriahkan Hari Santri Nasional dengan mengadakan Lomba Virtual yaitu Lomba MTQ untuk ustadz/ah, dan Lomba Pidato Bahasa Indonesia untuk santri se-Kabupaten yang didalamnya mencakup TPQ, Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren. Kegiatan Lomba Virtual ini diselenggarakan mulai 19-20 Oktober 2021 lalu.

Adapun tujuan dari diadakannya lomba tersebut yaitu untuk menggali potensi ustadz/ah serta santriwan/wati. Selain itu untuk mengukur kemampuan santri, dan yang paling penting adalah sebagai syiar Pendidikan Islam. Tema Hari Santri Nasional tahun 2021 ini adalah “Santri Siaga Jiwa Raga”, ini berarti santri tidak boleh lengah dan selalu semangat menjaga kesucian hati dan akhlaq, juga disiplin menerapkan protocol Kesehatan serta menyerahkan jiwa raga untuk mempertahankan Indonesia.

“Dalam event perlombaan apapun, kami selalu memotivasi baik ustadz/ah maupun santri untuk selalu mengikutinya karena dari seringnya mengikuti lomba maka akan meningkatkan kompetensi dan akan terus berlatih untuk menjadi lebih baik dan semoga menjadi yang terbaik. Selain itu melatih mental, percaya diri juga,” tutur Wahyul sebagai Kepala MI maupun TPQ Joyokusumo ini.

Lomba ini dilaksanakan dengan cara santri atau guru mengupload hasil rekaman videonya ke panitia. Ketentuan lomba MTQ/Tilawah untuk guru, Maqro’ yang dibaca sudah ditentukan, termasuk durasi waktunya pun dibatasi maksimal 7 menit. Sedangkan untuk lomba pidato disiapkan 3 tema yang harus dipilih oleh peserta. Peserta mendaftarkan sekaligus mengupload hasil karyanya dengan mencantumkan logo identitas Lembaga masing – masing.

Untuk penilaian lomba tersebut sesuai jadwal dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2021, tentunya juri disiapkan oleh panitia sesuai bidangnya. Sedangkan pengumuman lomba bersamaan dengan acara Istighosah Hari Santri Nasional di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. (3/11)

“Kami sangat bersyukur ketika mendapatkan undangan dan SK Kejuaraan lomba, karena santri kami atas nama Abiyan Zaki Milano mendapatkan Juara III Pidato Bahasa Indonesia, dan guru kami pun mendapatkan Juara Harapan II,” ungkap Wahyul.

Saat mengikuti istighosah, tibalah pada penghujung acara Penyerahan Piala Kejuaraan lomba, santri dan guru menerima piala, uang pembinaan serta piagam penghargaan. Hal ini sangat memotivasi guru ataupun santri dalam mengembangkan potensi, bakat yang dimiliki. Harapan kami kedepan semoga menjadi yang terbaik. (wk/ak).