Uji Coba PTM, MAN 2 Banjarnegara Gelar Vaksinasi Covid-19 Guru dan Pegawai

Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara baru saja melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 pada hari Sabtu (3/4)  untuk seluruh guru dan karyawan sebanyak 111 orang. Kegiatan ini merupakan salah satu syarat pelaksanaan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kepala Madrasah Ridlo Pramono menyampaikan, bahwa salah satu syarat untuk melaksanakan uji coba PTM adalah semua guru dan pegawai tata usaha harus sudah divaksin. Madarasah tentu menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini.

Alhamdulillah, kami senang karena diberi kesempatan untuk mengadakan kegiatan vaksin ini. Harapannya bapak ibu guru dan pegawai semuanya lebih tenang dalam melaksanakan kegiatan PTM. Meskipun begitu, protokol kesehatan harus tetap dijaga dengan ketat seperti rajin mencuci tangan dan menjaga jarak aman,” jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Titik Endang Yusfiana, selaku Kepala Tata Usaha juga peserta vaksinasi ini, “Kami mendukung penuh kegiatan ini apalagi sebagai persiapan PTM yang sudah kita tunggu-tunggu. Semoga dengan kegiatan vaksinasi ini, madrasah lebih mantap menyelenggarakan uji coba PTM tahap pertama.”

Vaksinasi yang berlangsung di aula MAN 2 Banjarnegara ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Banjarnegara 1 sejumlah 11 orang.

Kegiatan tersebut diawali dengan proses screening dan verifikasi data peserta vaksin untuk mengecek kevalidan data dan menentukan apakah lolos atau tidak untuk divaksin, cek kesehatan melalui tensi darah, wawancara riwayat kesehatan, kontak dengan pasien, dan riwayat perjalanan.

Setelah serangkaian proses tersebut peserta divaksin pada lengan kiri atas kemudian menunggu selama 30 menit sambil mengisi data untuk mengetahui apakah ada rekasi yang timbul pasca vaksinasi.

Pasca vaksinasi, terlihat para peserta tetap sehat dan tidak ditemukan adanya efek samping setelah menunggu 30 menit. “Secara keseluruhan vaksinasi tahap pertama ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami berharap bapak ibu semuanya sehat tidak ada keluhan pasca vaksinasi dan bersiap untuk vaksinasi tahap dua yang direncanakan tanggal 17 April mendatang,” terang Ruslia, salah satu petugas vaksin dari Puskesmas Banjarnegara 1.

Kegiatan vaksinasi yang identik dengan jarum suntik kerap kali menjadi momok bagi sebagian orang. Namun, jika menilik manfaat ke depannya, maka hal ini bukan menjadi sebuah alasan untuk menghindarinya.

“Vaksinasi bukan sesuatu yang perlu ditakutkan, justru ini bisa mendukung daya tahan tubuh, agar kita bisa sehat dan siap menghadapi uji coba PTM ini,” ungkap Ana Rolita, salah satu peserta yang sedang mengisi data setelah divaksin.

Agus Mahmud, selaku Waka Kesiswaan juga menyampaikan bahwa vaksin ini sangat penting sehingga tidak perlu takut, “Manfaat vaksin ini sangat penting untuk tubuh kita bisa menambah semangat dan percaya diri untuk menghadapi PTM ini karena daya tahan tubuh semakin kuat. Semoga dengan kegiatan ini, MAN 2 Banjarnegara telah benar benar siap menghadapi uji coba PTM dan memperolah hasil yang optimal,” pungkasnya. (ta/mnh)