Adakan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Dan Anggaran Triwulan 1 Tahun 2026, Kemenag Banjarnegara Fokuskan Peningkatan SDM dan Kinerja

Banjarnegara (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara mengadakan rapat evaluasi capaian kinerja dan anggaran triwulan 1 tahun 2026 yang dipusatkan di MTs N 2 Banjarnegara. Rapat ini diikuti oleh Pejabat, Kepala Madrasah Negeri serta pengelola DIPA dan anggaran.

Dalam arahannya, Kepala Kantor, Dr. H. Sukarno, MM menjelaskan bahwa tujuan rapat evaluasi ini adalah untuk perbaikan strategi dalam menyikapi penajaman anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan juga penyesuaian kinerja dengan perubahan perkin yang telah dilakukan serta penguatan kualitas SDM. “Evaluasi harus terus dilakukan agar kinerja berjalan sesuai dengan program dan anggaran yang telah disusun, sehingga penyerapan bisa maksimal,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Kepala Kantor menjelaskan bahwa ditengah penajaman anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat, dalam perencanaan anggaran harus terus memperhatikan pemenuhan belanja pegawai. Selain itu, Kepala Kantor juga menyoroti tentang strategi yang akan digunakan agar penyerapan anggaran di triwulan nanti lebih maksimal serta bagaimana mensinkronkan sasaran kinerja pegawai dengan perjanjian kinerja yang telah mengalami perubahan di akhir triwulan pertama ini

“Saya berharap dengan adanya evaluasi triwulanan ini, di akhir tahun nanti, kita bisa melaksanakan seluruh program dengan baik serta capaian serapan anggaran bisa maksimal,” harapnya.

Sementara itu, H. Solihun selaku Perencana mengungkapkan dari pagu anggaran 157an miliar harus difokuskan untuk tiga program utama yaitu kerukunan umat dan layanan kehidupan beragama, dukungan manajemen serta wajib belajar 13 tahun. 

“jika diperinci maka sekitar 1,1 M untuk dukungan kerukunan umat beragama. 1,2 M untuk wajib belajar 13 tahun dan 154 M untuk dukungan manajemen,” ucapnya

H. Solihun menambahkan penggunaan dan serapan anggaran harus disesuaikan dengan perjanjian kinerja yang telah ditandatangani, “jangan sampai penyerapan anggaran maksimal akan tetapi tidak sesuai dengan peruntukannya, oleh karenanya dengan evaluasi ini kita akan koordinasikan semuanya,” pungkasnya. (AK)

Skip to content