Banjarnegara – Rangkaian kegiatan Matsama (Masa Taaruf Siswa Madrasah) saat ini memasuki hari ke 2 di MI Maarif Al Falah Joyokusumo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan semangat tinggi, apalagi pada kegiatan berlatih yel-yel dengan keunikan tersendiri tiap kelas. Yel kelas adalah suatu kata dan kalimat – kalimat penyemangat yang juga menjadi harapan suatu kelas. Setiap kelas berlomba lomba memeriahkan acara tersebut dengan mempersiapkan penampilan yel-yel yang menarik untuk disuguhkan seperti hari ini. (18/7)
Lagu yel yel yang ditampilkan biasanya memodifikasi dari lagu anak anak yang bertujuan untuk memudahkan siswa dalam menghafalkan lirik yel tersebut. Persiapan dalam mendukung penampilan yel juga sangat diperhatikan oleh setiap kelas. Walikelas berlomba – lomba mengarang nyanyian, penyemangat dan jargon yang memiliki makna dan harapan.
Setiap kelas mempunyai ciri khas tersendiri dalam memilih lirik yel-yel. Penulisan yel telah dipersiapkan oleh seluruh wali kelas yang ikut andil dalam pembuatan lirik yel tersebut. Lagu yang dimodifikasi liriknya seperti lagu Balonku, Becak, Pada hari Minggu dan masih banyak lagi. Hal ini sangat memicu kreativitas setiap kelas untuk memunculkan daya tarik yel-yel yang menghibur dan menjadi penyemangat setiap kelas.
Baik guru maupun siswa tak hanya hafal yel, namun diikuti dengan Gerakan dan suara yang tentu saja lantang. Terbukti dengan suara bersautan tiap kelas yang terdengar saat proses latihan berlangsung. Mereka menyanyikan yel dengan menambahkan dtepuk, alat musik tambahan, serta aksesoris pendukung yang membuat yel kelas menjadi lebih unik.
“Kelas kami berencana menggunakan alat musik sederhana berupa botol bekas yang tidak terpakai yang diisi kerikil dan membuat papan nama dari bambu. Ini sangat menyenangkan sekali,” ucap Audina Walikelas IIB saat ditanya kesiapan yell oleh Wahyul Khomisah, kepala madrasah.
Latihan demi latihan ditempuh oleh seluruh siswa mimau dalam mempersiapkan penampilan yel-yel yang akan diperlihatkan oleh seluruh siswa saat penutupan acara Matsama. Hal ini menjadi pemacu semangat yang besar, salah satunya kelas IIB.
“Dengan adanya penampilan yel-yel ini, diharapkan mampu menjadi dorongan anak untuk memiliki sikap totalitas, kekeluargaan dan melatih rasa keberanian untuk ditonton banyak guru dan teman,” imbuh Audina. (ad/wk)

