Banjarnegara – Matematika merupakan mata pelajaran yang sering dianggap paling sulit oleh banyak siswa, akibatnya terkadang ditakuti dan dihindari. Oleh karena itu, menjadi tugas guru-guru Matematika untuk terus memotivasi dan mengajak siswa untuk dapat merasakan kebahagiaan dan kenyamanan dalam pelajaran tersebut.
Mengajak siswa Madtsansa dalam berbagai kompetisi mapel online khususnya mata pelajaran matematika adalah salah satu cara yang ditempuh oleh guru pembimbing agar siswa tidak takut terhadap matematika. Dan ajang kompetisi online yang baru saja diikuti adalah Olimpiade Sains Prisma yang diselenggarakan oleh Prisma Cendekia Foundation.
Dilaporkan oleh guru pembimbing mata pelajaran matematika pada Selasa (29/8) dua siswa Madtsansa berhasil meraih prestasi di ajang ini dengan mendapatkan dua medali emas. Kedua siswa tersebut adalah Farisi Achmad Al Banna dan Mukhbita Salwa Al Thafunnisa’.
Arif Widayanto selaku salah satu guru pembimbing siswa berprestasi mata pelajaran matematika Madtsansa menyampaikan harapannya.
“Ajang matematika yang kita ikuti kali ini yaitu Olimpiade Sains Prisma. Alhamdulillah dua siswa Madtsansa berhasil meraih dua medali emas. Selamat… namun tentunya saya berharap akan lebih banyak lagi siswa yang berhasil di ajang matematika.” Ucap Arif Widayanto.
Lebih lanjut Arif Widayanto juga mengakui bahwa untuk mendapatkan banyak medali harus melibatkan banyak siswa untuk berpartisipasi.
“Jika ingin mendapatkan banyak capaian tentunya harus mengajak banyak siswa untuk berpartisipasi. Nah ini yang harus dapat kita perjuangkan. Memotivasi anak-anak untuk berani mengikuti kompetisi matematika.” Sambungnya.
Sementara menurut Estu Dyah Fitriyani yang juga guru pembimbing siswa berprestasi Madtsansa bahwa bimbingan mata pelajaran matematika sudah kembali digiatkan.
“Bimbingan siswa siswi berprestasi mata pelajaran matematika sudah kembali kita giatkan. Semoga akan memberikan hasil yang signifikan, sehingga prestasi mapel matematika akan dapat terus ditingkatkan,” ujar Estu Dyah Fitriyani di ruang guru.
Farisi Achmad Al Banna, salah satu siswa peraih medali emas di ajang ini mengaku bersyukur dan akan terus meningkatkan capaian medali emasnya di Madtsansa.
“Alhamdulillah saya kembali berhasil meraih medali emas. Saya akan terus meningkatkan capaian medali saya di tahun terakhir saya di Madtsansa. Sedikit terlambat karena baru aktif berpartisipasi, tapi better late than never, isn’t it?” ungkap remaja yang yang sangat fasih berbahasa Inggris kepada tim warta Madtsansa.
“Selama ini saya fokus ke robotik saja, dan saya keliru . Ternyata berpartisipasi di kompetisi mapel online juga sangat mengasikan. Insya Allah, saya akan tetap belajar coding dan juga matematika tentunya,” imbuh Al Banna siswa kelas IX H Madtsansa.
Senada dengan Al Banna, Mukhbita Salwa juga mengucapkan rasa syukurnya.
“Tentu saya sangat bersyukur, usaha saya memberikan hasil yang sangat membahagiakan. Insya Allah saya akan terus belajar untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil,” terang Mukhbita Salwa di kelas VIII A unggulan riset. (fy)

