Bangun Pola Pikir dan Budaya Kerja Positif Jurnalistik

Semarang – Terkait publikasi web Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah secara Nasional yang masih berada pada posisi 28, Kepala Kanwil Farhani merasa perlu adanya solusi agar bisa meningkatkan publikasi dan semangat pembuatan berita. Dari pantauan sarana prasana juga SDM dari ASN di Provinsi jawa Tengah tidak ketinggalan dari provinsi lainnya apalagi di luar jawa.

“Perlu perubahan pola pikir dan budaya kerja”, ditegaskan Farhani saat menyampaikan materi Membangun Citra Kementerian Agama pada Workshop Jurnalistik dan Kehumasan sore ini (02/03) di Merapi Hall-Hotel Grasia Semarang di hadapan 40 peserta yang merupakan kontributor berita Kanwil dan Kankemenag Kab/kota se Jawa Tengah.

Perubahan pola pikir di sini adalah memahami eksistenasi Kementerian Agama, yang punya Tugas dan Fungsi yang sebegitu mulianya, bagaikan tugas kerosulan dan membawa misi keagamaan. Tugas tersebut seperti bimbingan agama, pelayanan haji, pendidikan madrasah dan pondok pesantren, pelayanan keagamaan serta tata kelola pemerintahan berada dalam satu wadah instansi. Misi keagamanan perlu disampaikan kepada khalayak agar masyarakat mengerti tugas Kementerian Agama yang mulia. “Eman-eman masyarakat tidak mengetahui dan masih memandang sebelah mata juga sinis, padahal mutiara-mutiara berada di Kementerian ini”, ungkapnya.

Di Kementerian Agama budaya kerja sudah berubah bahkan terbaik dari segi pelayanan. Terbukti  mendapatkan penghargaan peringkat 2 sebagai instansi terbaik menurut Menpan RB, hal ini perlu di pertahankan, di tingkatkan dan dipublikasikan ke masyarakat.

Era sekarang masuk era global, di tandai dengan perkembangan teknologi informasi lebih dikenal dengan era digital, penggunaan media online melalui internet perlu di efektifkan. Selain sebagai pelayanan, publikasi media juga diharapkan bisa sebagai media penyeimbang dan sebagai counter menyangkut Kementerian Agama. “Di Jawa Tengah perlu di bentuk tim kreatif untuk menanganai masalah-masalah di media”harap Kakanwil.

“Membangun opini akan muncul image. Yang di opinikan dengan baik maka terjadi citra Kementerian Agama baik pula, mari berikan layanan yang baik, tranparansi informasi dan  tidak membingungkan umat”,pungkasnya. (Nangim)