Iqpa: Keistimewaan Puasa Ramadan Dibanding Puasa Lainnya

Banjarnegara РIqpa Mayliptiana, pengurus OSIM MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Selasa (19/4) menjalankan kewajibannya menyampaikan kultum. Seperti pengurus OSIM lainnya, Iqpa wajib menyampaikan kultum di masjid Darul Ulum disaksikan eh seluruh siswa dan guru MTs Negeri 1 Banjarnegara. Iqpa memulai kultumnya dengan pantun.

Ke samudera naik kapal selam

Udaranya panas dan juga lembab

Kalau saya nanti memberi salam

Jangan lupa hadirin menjawab

Iqpa pun mengucap salam dan dijawab oleh seluruh audien. Setelah menyampaikan mukadimah, Iqpa melanjutkannya dengan menyampaikan bahwa pada hari ini dia akan menyampaikan kultum dengan judul puasa Ramadan sebagai wujud ketaatan dan peningkatan kualitas diri. Puasa Ramadan merupakan perintah Allah kepada umat Islam yang wajib dilaksanakan.

“Hal yang patut disyukuri saat ini adalah kita masih diberi kesempatan kepada Allah untuk menikmati ibadah di bulan Ramadan. Puasa memiliki arti menahan diri. Menahan diri ini pada dasarnya bersifat universal. Maksudnya arti puasa menahan diri masih sangat umum.” ujar Iqpa.

Puasa ternyata tidak dilakukan oleh umat Islam saja. Umat agama lain juga melaksanakan puasa. Demikian pula umat bangsa-bangsa lain sebelum zaman ini seperti bangsa Mesir Kuno, bangsa Romawi, dan bangsa Yunani.

“Apa yang membedakan puasa Ramadan dengan puasa yang lain?” tanya Iqpa.

Iqpa kemudian menjelaskan bahwa puasa Ramadan memiliki keutamaan yang berbeda dengan puasa-puasa lainnya baik yang dilakukan muslim maupun non muslim. Berikut keutamaannya.

1. Puasa Ramadan adalah puasa yang diperintahkan Allah seperti yang terkandung dalam Quran surat Al-Baqarah ayat 183.

“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

2. Untuk melaksanakan puasa Ramadan banyak syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Pada bulan Ramadan pahala akan dilipatgandakan, begitu juga dosa.

3. Puasa Ramadan sebagaimana namanya dilaksanakan hanya di bulan Ramadan. Puasa Ramadan tidak bisa dilaksanakan di bulan-bulan lain kecuali untuk mengqada atau mengganti.

4. Puasa Ramadan harus dimulai dengan niat pada malam sebelum puasa. Sejak terbit Fajar hingga terbenamnya matahari dilarang untuk makan, minum, bersetubuh saat puasa. Puasa Ramadan ini diwajibkan kepada yang beragama Islam, berakal, balig, suci dari haid dan nifas.

5. Bagi yang melaksanakan puasa Ramadan Allah menjanjikan pahala yang berlimpah. Bulan Ramadan dilanjurkan untuk banyak ibadah seperti tadarus Al-Quran, bersedekah, salat tarawih, dan amalan-amalan baik lainnya. Allah akan melipatgandakan pahala bagi orang-orang yang beribadah di bulan Ramadan. (rin)