Kabupaten Banjarnegara Resmi Tutup Kegiatan Manasik Haji Massal

Hari ini Rabu (28/07) Kabupaten Banjarnegara melaksakan kegiatan Manasik Haji Massal untuk tingkat kabupaten. Kegiatan ini sebagai penutupan kegiatan manasik massal setelah di laksanakan manasik di tingkat kecamatan yang terlaksana setelah tanggal 20 bulan ini.

Seluruh jamaah calon haji (calhaj) tahun 2016 ini di undang dalam kegiatan di Pendopo Dipayudha adhi graha kabupaten. Pada manasik massal ini para peserta dibagikan buku paket bimbingan manasik. Yang berisi tuntunan manasik haji dan umrah, disertai doa dan dzikir manasik haji dan umrah. Buku ini sekaligus sebagai pedoman pelaksanaan haji untuk tahun ini yang diberikan oleh Kementerian Agama RI.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Farhani menyampaikan bahwa jamaah yang berangkat tahun ini sejumlah 747 orang. namun dari jumlah tersebut berkurang dikarenakan meninggal sebanyak 3 orang.

Dilaporkan dari penyelenggaraan manasik kelompok dikecamatan dibagi menjadi 13 wilayah, dan sesuai petunjuk telah terlaksana dengan baik dan selesai. Hubungannya dengan visa, diinformasikan bahwa visa sudah 100% selesai sesuai kloter. Untuk Banjarnegara akan berada di kloter 15, 53,54, dan 55. Tidak ketinggalan Informasi petugas kloter, TPHI, TPIHI dan tim kesehatgan dan petugas haji disampaikan pada kesempatan tersebut. Renc. Keberangkatan  secara jadwal tertulis akan di berikan kepada jamaah oleh Panitia sebelum keberangkatan ke Asrama Haji.

Bupati Banjarnegara, Sutejo Slamet Utomo juga menyampaikan pesan kepada calhaj untuk menjaga kesehatan dan menuruti pesan dari dokter jika terdapat kendala setelah cek kesehatan dilaksanakan. Diharapkan agar jamaah untuk tidak terlambat saat pemberangkatan. Dengan niat beribadah haji untuk tidak terganggu dengan urusan selain ibadah, seperti barang bawahaan secukupnya, sangu secukupnya,

“Semoga jamaah haji bisa berngkat dengan sehat, sehat dalam proses ibadah haji dan pulang dengan sehat” harap Bupati. Terkait dengan bus tranportasi dari kabupaten menuju donohudan dan saat pemulangan Bupati berjanji akan memberikan tranportasi yang terbaru agar dari segi kenyamanan dan kelancaran bisa di dapat.

Acara di tutup dengan Tausiah dari KH. Suhardi Ahmad dengan tema Upaya Pelestarian Haji Makmur sebagai bekal bagi jamaah calhaj. (Nangim)