Kontingen Banjarnegara Terima Hadiah Juara FASI Dari Gubernur

Selasa, 11 Januari  2017 merupakan hari  yang dinanti oleh kontingen Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) VI Provinsi Jawa Tengah yang sudah terlaksana pada bulan Nopember 2016.  Perlombaan yang sudah terlaksana di Asrama Donohudan tersebut, Kontingen Kemenag Kabupaten memperoleh juara 3 jenis lomba. 

Penyerahan Hadiah diberikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Wisma Perdamaian juga dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Pemprov Jateng, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Prov. Jateng, Ketua MUI, Ketua LPTQ, dan Ketua Badko TPQ Prov. Jawa Tengah

Ucapan terima kasih di sampaikan Ketua Badko TPQ, Ateng Khozani Miftah terhadap  kesediaan Gubernur menemui  para juara Lomba FASI V. Ateng berharap kegiatan sebagai cambuk untuk peningkatan motivasi dan semangat dalam belajar dan mencintai Al Quran ke depan.

40 anak juara diberikan piala dan sertifikat dan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp. 2.500.00,- bagi juara I, Juara II sebesar Rp. 1.500.000,- dan juara III sebesar Rp. 1.000.000,-. Sedangan Juara Umum diberikan piala bergilir dan uang pembinaan dari pribadi sebesar Rp. 3.000.000,- dan Rp. 1.000.000,- kepada masing-masing juara.

Perolehan juara yakni Juara 1 Lomba Rebana diraih perwakilan  TPQ kecamatan Bawang, Juara III Lomba Cerita Islami Putra dari TPQ utusan kecamatan Pagentan, dan Juara III Lomba Sholat Berjamaah Putri dari utusan TPQ Kecamatan Banjarnegara. 

Gubernur mengajak agar masyarakat mampu menjadi teladan bagi putera puterinya untuk menjadi generasi yang tangguh dan mampu menjadi contoh bagi teman sebaya dan masyarakat. Harapan  pendampingian anak anak agar menjadi anak yang bisa menyebarkan Islam Rahmatan lil Alamin dan tidak terbawa pengaruh negatif teknologi informasi saat ini.

Selaku Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani, mengharapkan pembinaan TPQ bisa berimbang antara kuantitatif dengan kualitatif sehingga di TPQ tidak saja mendidik baca tulis Alquran, tetapi mendidik para pesertanya menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur serta memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan yang tinggi kepada tanah air, bangsa dan negara.  (Nangim)