Meneladani Sifat Rasululloh Dengan pembacaan Mulid Simtudduror

Banjarnegara – Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, MTs Negeri 3 Banjarnegara mengadakan pembacaan Maulid Simtudduror dengan menghadirkan ulama sekaligus Dzurriyah Rasululloh yakni Habib Ahmad Bin Abdul Qodir Bin Yahya dan Habib Kamal Abdul Nasir Bin Yahya. Acara tersebut dilaksanakan pada pukul 07.00-10.00 bertempat di aula madrasah dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan. Senin (25/10).

H. Muh. Sidik, sekalu kepala madrasah mengungkapkan kegiatan pembacaan maulid merupakan hal yang sangat positif bagi siswa “ Dalam rangka  memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, kami Dari MTs Negeri 3 Banjarnegara mengadakan Pembacaan Maulid Simtudduror yang dipimpin oleh Habib Ahmad bin Yahya dan di iringi group rebana dari madrasah. Kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif guna menanamkan kecintaan kita kepada Rasululloh sekaligus sebagai sarana kita memperbaiki perilaku kita yang masih jauh dari apa yang di contohkan oleh panutan kita Rasululloh SAW,” tegasnya.

Habib Ahmad Bin Yahya dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya menjadikan Rasululloh SAW sebagai idola. “Dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh Anas Ibnu Malik ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh beruntung sekali orang yang beriman kepadaku dan pernah melihatku, sungguh beruntung sekali orang yang beriman kepadaku dan belum pernah melihatku sampai tujuh kali,” ucapnya

Hadis tersebut membawa kabar gembira untuk kita umat Nabi Muhammad SAW di zaman sekarang, yang tidak pernah sekalipun bertemu Nabi. Kita jauh lebih beruntung dari umat terdahulu yang beriman kepada Rasulullah SAW dan telah melihat beliau, namun dengan syarat bahwa kita harus beriman kepada Rasulullah SAW.

“Maka dari itu bagi anak muda jangan kalian mengidolakan mati-matian artis-artis yang yang sama sekali tidak bisa menolong kalian di hari akhir nanti, dengan sebab itu marilah kita jadikan Rasululloh sebagai idola dan tanamkan dalam hati kalian kecintaan padanya karena yang bisa menolong kalian dan memberi syafaat pada hari ahir hanyalah Rasululloh SAW,” pungkasnya. (ar/ak).