Pembagian Zakat Kemenag Banjarnegara Jelang Hari Raya

Rabu (22/06) kemarin Baznas Kabupaten melalui UPZ Kemenag Banjarnegara melakukan pentasyarufan zakat kepada fakir miskin dan pendidikan. Pentasyarufan dilakukan saat bulan suci Ramadhan 1437 H menjelang hari Raya diharapkan bisa memberikan “rasa” baik kepada yang memberi maupun yang menerima.

Zakat yang ditasyarufkan ini merupakan hasil pemungutan zakat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara untuk periode Januari – Juni 2016. Kegiatan menjadi momen penting karena terlaksana bersamaan dengan penandatanganan MoU Pembinaan Umat Beragama dan Penangkalan paham Radikalisme antara Kemenag Kabupaten Banjarnegara dengan Polres Kabupaten Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo yang juga menjadi Ketua Baznas Kabupaten hadir secara lansung didampingi jajaran Baznas kabupaten,  Kapolres Banjarnegara, Wakapolres, Kakankemenag, UPZ Kemenag Banjarnegara dan para mustahik penerima zakat produktif dan konsumtif yang berjumlah 476 mustahik hadir di Aula Kankemenag.

Kepala Kankemenag Farhani menyampaikan bahwa seluruh pegawai negeri di lingkungan Kemenag Kabupaten sudah melaksanakan zakat profesi 100%. Pemungutan semester pertama 2016 ini didapatkan 373.504.314,-. Baszna kabupaten mentasyarufkannya dalam bentuk zakat produktif sejumlah 20 orang masing-masing mendapat 1,5 juta. Sedangkan zakat konsumtif kepada 456 mustahik dengan nominal 300rb.

Ketua Baznas Kabupaten, Sutedjo Slamaet Utomo berharap untuk zakat yang diterima dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk hal-hal yang penting, bukan untuk foya-foya. “Kepada penerima zakat produktif untuk bisa berkembang dalam usahanya dan bisa meneruskan estafet pemberian zakat kepada orang lain yang membutuhkan”lanjutnya.

Baznas kabupaten dibantu Kemenag berencana membentuk UPZ di kecamatan-kecamatan dalam rangka optimalisasi pemungutan zakat di setiap badan, instansi, dan BUMD di lingkup kabupaten Banjarnegara. Sebagai salah satu ajaran agama Islam, zakat juga sudah didukung pemerintah dengan regulasi dalam tata cara, dasar pelaksanaan dan lain sebagainya.

Dengan momen bulan puasa kegiatan di isi juga Tausiyah oleh KH. Hakim Assaunaturi dari Pondok Pesantren Tanbighul Ghofilin Banjarnegara. Bupati Banjarnegara, Kepala Kanekemang dan Kapolres memberikan kepada mustahik secara simbolis kepada 6 orang mustahik dari zakat produktif, konsumtif fakir miskin dan pendidikan.  Dilanjutkan penerimaan kepada seluruh mustahik oleh petugas kepada mustahik dari 20 kecamatan di Banjarnegara. (Nangim)