Banjarnegara (Humas) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara, Slamet Wahyudi, melakukan kunjungan kerja penting ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan pada hari Rabu (19/11/2025). Kunjungan ini berfokus pada Penguatan Tugas dan Fungsi (Tusi) serta Integritas Kegiatan di lingkungan KUA Pagentan sebagai ujung tombak pelayanan umat di tingkat kecamatan.
Slamet Wahyudi tiba dan diterima langsung di ruang Kepala KUA Pagentan. Meskipun Kepala KUA berhalangan hadir, tim pelaksana telah siap menyambut dan berdiskusi. Rombongan Kasi Bimas Islam disambut oleh Nasta’in, yang menjabat sebagai Penghulu Ahli Pertama, beserta seluruh staf pelaksana KUA Pagentan. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kolaborasi, menandakan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Slamet Wahyudi menyampaikan pentingnya menjaga semangat profesionalisme dan integritas dalam setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat. KUA, menurutnya, bukan hanya tempat pencatatan nikah, tetapi juga pusat bimbingan keagamaan, kemasjidan, zakat, wakaf, dan pengembangan keluarga sakinah.
“Kunjungan ini adalah bagian dari upaya kami di Kemenag Banjarnegara untuk memastikan bahwa Tusi KUA dilaksanakan secara optimal dan akuntabel,” ujar Slamet Wahyudi. “Kita perlu memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Integritas khususnya, adalah harga mati. Masyarakat harus merasa nyaman dan percaya bahwa layanan di KUA adalah bersih dan bebas dari praktik KKN.”
Slamet Wahyudi menyoroti beberapa aspek Tusi KUA yang perlu ditingkatkan, seperti layanan bimbingan pra-nikah, pengelolaan data dan statistik, serta peran KUA sebagai Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW). Ia juga menekankan pentingnya KUA dalam sosialisasi program keagamaan, termasuk moderasi beragama di tingkat akar rumput.
Menanggapi arahan tersebut, Nasta’in, Penghulu Ahli Pertama, mewakili seluruh staf, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Ia mengakui bahwa tantangan di lapangan cukup beragam, namun semangat untuk melayani tidak pernah surut.
“Kami di KUA Pagentan menyambut baik setiap arahan dari Kasi Bimas Islam. Kami menyadari sepenuhnya bahwa integritas adalah kunci utama untuk mewujudkan layanan prima,” tutur Nasta’in. “Seluruh staf di sini berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas, khususnya dalam penguasaan regulasi terbaru dan penggunaan teknologi untuk efisiensi layanan. Kami bertekad menjadikan KUA Pagentan sebagai contoh layanan publik yang bersih dan profesional.”
Pertemuan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif mengenai kendala dan solusi di lapangan, serta penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas Tusi KUA Pagentan. Kunjungan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran KUA Pagentan untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
(msa/ azd)

